Mengerikan, Pengendara Scoopy Tewas Di Kolong Mobilio


Mengerikan, Pengendara Scoopy Tewas Di Kolong Mobilio

Yang Dibonceng Kritis

PANGKALPINANG - ‎Kecelakaan lalulintas (lakalantas) cukup mengerikan terjadi di Jalan Selindung Baru tepatnya di depan Bidan Enni, Rabu dini hari (6/9) sekitar pukul 00.10 WIB.

Dua pemuda mengendarai motor Honda Scoopy berboncengan hendak membeli makanan tanpa diketahui secara pasti ditabrak pengendara mobil Honda Mobilio warna putih.



Tragis nasib Ikron (21) warga Jalan Tram Pasir Putih kecamatan Bukit Intan. Diduga ia yang berada di bawah kolong mobil tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan luka di sekujur tubuh dan kaki sebelah kanan patah.

Sedangkan temannya, Yoga (26) warga Selindung Lama Kecamatan Gabek kondisinya kritis. Saat dievakuasi ke RSBT, Yoga diduga mengalami (maaf--) pecah buah zakar.

Sementara sopir maut yang menabrak Honda Scoopy sudah diamankan diamankan di Polres Pangkalpinang. Belakangan diketahui mobil maut Mobilio warna putih dengan nomor polisi (Nopol) BN 1184 VA ‎ diketahui disopiri oleh Fadel.



‎‎Pantauan Radar Bangka di lokasi kejadian, korban telah dievakuasi oleh anggota Laka Lantas Polres Pangkalpinang. Sebelumnya Yoga telah di bawa ke RSBT dengan keadaan tak sadarkan diri. Sementara Ikron dibawa oleh polisi menggunakan mobil Laka dengan keadaan kondisi meninggal dunia.

‎Salah seorang teman pengendara motor Scoopy, Ratu yang ditemui di RSBT mengaku bahwa keduanya merupakan sahabatnya. Ia menceritakan kedua sahabatnya tersebut awalnya nongkorng bersama mereka. Namun saat itu keduanya pergi dengan alasan membeli makanan.

"Tadi mereka nongkorng sama kami, mereka keluar beli makanan. Terus kami dapat kabar bahwa teman Ikron sama.Yoga kecelakaan," ujar Ratu terlihat syok. Untuk memastikan kebenaran, Ratu ke rumah sakit. "Saya kesini rupanya benar," kata Ratu sembari meneteskan air mata. (CR8)‎

Baca Juga :
Heboh di Medsos, Begini Kronologis Laka Maut Selindung Menurut Polisi

Kondisi Kritis di RS, Yoga pun Meninggal, Susul Sohib Kentalnya, Ikron
PT Jasa Raharja Babel Santuni 100 Juta Korban Lakalantas Selindung

 





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Sidang Afat Kolektor Timah Ditunda
Sidang Afat Kolektor Timah Ditunda
Jum'at, 24/11/2017 04:01 WIB
SUNGAILIAT - Sidang perdana perkara timah ilegal dengan terdakwa Tjen Sui Fat alias Afat, warga Jalan Kimjung Desa Puput, Kecamatan
Polres Bateng Sikat Habis Penambang Ilegal
Polres Bateng Sikat Habis Penambang Ilegal
Jum'at, 24/11/2017 03:57 WIB
KOBA - Sejumlah kegiatan pertambangan tanpa izin usaha pertambangan (IUP) yang berada dikawasan hutan lindung Bukit Ramai, Desa Batuberiga, Kecamatan
600 Ribu Ineks Buat Pesta Tahun Baru
600 Ribu Ineks Buat Pesta Tahun Baru
Jum'at, 24/11/2017 03:55 WIB
SERATUS dua puluh bungkus plastik berisi 600 ribu butir ekstasi asal Belanda yang dikirim melalui pengiriman udara, rencananya didistribusikan ke
Suami Istri Menangis Divonis 7 Tahun
Suami Istri Menangis Divonis 7 Tahun
Jum'at, 24/11/2017 03:53 WIB
Pasangan suami istri, Kuntum (32) dan Desi alias Nyai (25), warga Kelurahan Selapan Ilir, Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI, bakal