Heboh di Medsos, Begini Kronologis Laka Maut Selindung Menurut Polisi


Heboh di Medsos, Begini Kronologis Laka Maut Selindung Menurut Polisi

PANGKALPINANG - Kecelakaan maut yang merenggut 2 nyawa sekaligus yakni M Ikrom (20) dan Yoga Gunawan (19) di Jalan Selindung Baru depan bidan Enni, Rabu (6/9) sekira pukul 00.10 WIB masih menjadi perbincangan hangat warga Bangka Belitung.

Masyarakat banyak yang mempertanyakan bagaimana kronologis sebenarnya kejadian tersebut. Agar tidak terjadi informasi simpang siur apalagi menyalahkan pihak lain.

Begini kronologis menurut versi kepolisian Polres Pangkalpinang yang menangani kasus tersebut. Kapolres Pangkalpinang AKBP Noverico Alfred Siregar saat dimintai keterangan melalui pesan singkat short massage system (SMS) membeberkan kronologis dan hasil pengumpulan anggotanya di lapangan.

Melalui pesan singkatnya ia mengatakan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Raya Selindung depan gudang Dwi Motor Kelurahan Selindung Baru Pangkalpinang, Rabu dini hari (6/9) sekitar pukul 00.10 WIB. 

Bermula mobil Honda Mobilio warna putih BN 1184 VA yang dikemudikan M. Fadhel Salazen melaju dari arah Sungailiat hendak ke Pangkalpinang. 

Setibanya di jalan raya Selindung tepatnya di depan gudang Dwi Motor datang sepeda motor Honda Scoopy warna hitam merah BN 6243 SD yang dikendarai M. Ikrom berboncengan dengan Yoga Gunawan yang melaju dari arah Pangklpinang menuju Sungailiat. 

Karena motor Scoopy melaju kencang dan dalam pengaruh minuman keras sehingga sepeda motor Scoopy tersebut menabrak bagian samping lampu depan sebelah kanan dan sepeda motor Scoopy terpental dan menabrak gerobak dagangan yg ada di kiri jalan kemudian pengemudi terpental kedepan ruko kosong dan yg dibonceng tergeletak di samping gerobak dagangan. 

Akibat dari tabrakan tersebut mobil Mobilio mengeluarkan airbag (gelembung penahan) sehingga menutup pandangan sopir sehingga mobil tersebut kearah kanan dan masuk kedalam saluran air. 

Akibat dari kecelakaan tersebut M. Ikrom mangalami patah paha kanan dan benturan di kepala yg mengakibatkan meninggal dunia. Sedangkan Yoga Gunawan mengalami luka robek di telapak kaki kanan, luka robek di kaki kiri, pecah buah zakar dan patah pinggang dan di rawat di RS Timah. Namun berselang 4 jam dari peristiwa yakni pukul 05.00 WIB meninggal dunia. 

"Sebenarnya yang salah itu dari pihak pengendara sepeda motor Honda Scoopy yang melaju kencang dalam pengaruh alkohol," kata Kapolres. 

Dibeberkan Kapolres bahwa saat kejadian tabrakan dari arah yang berlawanan. "Mobilio dari Pangkalpinang menuju Sungailiat. Sebaliknya kedua korban datang dari arah sebaliknya yakni Sungailiat menuju Pangkalpinang. Saat di TKP motor korban menabrak dengan keras mobilio di bagian depan samping kanan hingga terjadi tabrakan hebat," ungkap Alfred.

Adapun pasal yang dikenakan yakni Pasal : 310 ayat 3 dan 4. Modus: Tabrak samping depan kanan. 
Identitas Korban : Nama: M. Fadel Salazen (22) mahasiswa, warga Toboali Bangka Selatan. Kemudian 
korban Yoga Gunawan (19) pekerjaan swasta, warga Selindung Lama. Lalu M.Ikrom (20), swasta, warga Pasir Putih. 

Sedangkan kondisi M Fadel Salazen tidak mengalami luka. 

Diakui Kapolres sebenarnya pengemudi mobilio yang tidak bersalah. "Kalau mau bicara tersangka ya dua pengendara motor Scoopy bisa dijadikan tersangka. Berhubung keduanya sudah meninggal jadi batal demi hukum," jelasnya.

Bahkan kata kapolres, pengendara Honda Mobilio mengalami kerugian 3 juta. Sedangkan korban pemilik motor Honda Scoopy sekitar 12 juta. 

Informasi ini didapat secara rinci dan valid dari kepolisian. Lembaga kepolisian tidak berani atau mengarang kejadian karena sudah menerjunkan anggota ke lapangan. Apabila ada warga yang punya versi lain atau saksi mata silahkan datang ke Polres Pangkalpinang.(CR8)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Sidang Afat Kolektor Timah Ditunda
Sidang Afat Kolektor Timah Ditunda
Jum'at, 24/11/2017 04:01 WIB
SUNGAILIAT - Sidang perdana perkara timah ilegal dengan terdakwa Tjen Sui Fat alias Afat, warga Jalan Kimjung Desa Puput, Kecamatan
Polres Bateng Sikat Habis Penambang Ilegal
Polres Bateng Sikat Habis Penambang Ilegal
Jum'at, 24/11/2017 03:57 WIB
KOBA - Sejumlah kegiatan pertambangan tanpa izin usaha pertambangan (IUP) yang berada dikawasan hutan lindung Bukit Ramai, Desa Batuberiga, Kecamatan
600 Ribu Ineks Buat Pesta Tahun Baru
600 Ribu Ineks Buat Pesta Tahun Baru
Jum'at, 24/11/2017 03:55 WIB
SERATUS dua puluh bungkus plastik berisi 600 ribu butir ekstasi asal Belanda yang dikirim melalui pengiriman udara, rencananya didistribusikan ke
Suami Istri Menangis Divonis 7 Tahun
Suami Istri Menangis Divonis 7 Tahun
Jum'at, 24/11/2017 03:53 WIB
Pasangan suami istri, Kuntum (32) dan Desi alias Nyai (25), warga Kelurahan Selapan Ilir, Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI, bakal