Udin Bacok Aan, Suami Mantan Istri


Udin Bacok Aan, Suami Mantan Istri

KOBA - Sempat buron kurang lebih 1 bulan, tersangka tindak pidana penganiayaan Saparudin alias Udin (39) warga Gang Mutiara IV RT 010 RW 003 Desa Bukitbesar Kecamatan Bukitintan Kota Pangkalpinang terhadap Aan (35) warga Dusun Kedimpel Rt 01 Rw 01 Desa Bhaskara Bakti Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) berhasil diciduk Tim Opsnal Polsek Namang, Selasa (6/3) sekira pukul 10.10 WIB.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari pihak kepolisian tersangka Udin berhasil diamankan oleh Unit Opsnal Polsek Namang pada saat berada dibengkel motor di Jalan Tayid Kelurahan Dul Kecamatan Pangkalanbaru.

Sebelumnya tersangka sempat buron selama 1 bulan setelah melakukan penganiayaan terhadap korban Aan di Desa Bhaskara Bakti pada 9 Februari kemarin.Akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami luka tusuk sebanyak 1 kali dibagian punggung dan luka sayat dibagian tangan.

"Saat dilakukan penangkapan, tersangka (Udin, red) sempat melarikan diri, dan terjadi kejar-kejaran dengan anggota Opsnal Polsek Namang, dengan kesigapan anggota akhirnya tersangka berhasil diamankan dan kemudian dibawa ke Polsek Namang guna proses penyidikan lebih lanjut," katanya.

Sebagaimana laporan polisi LP/B-42/II/2018/BABEL/RES BATENG/SEK NAMANG, tanggal 9 Februari 2018, tersangka kelahiran Pangkalpinang 3 April 1978 dikenakan pasal 351 ayat (2) KUHP dgn ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Kabag Ops menceritakan, kronologis kejadian awal insiden penganiayaan terhadap Aan itu berawal dari informasi yang diterima oleh Udin dari anaknya laki-laki yang tinggal dengan ibu kandungnya yang kini telah resmi hidup bersama dengan korban Aan pada hari Jum'at (9/2) malam.

"Jadi si Udin ini pernah bersama dengan istri Aan, namun berpisah, dikarunia dua orang anak, laki-laki dan perempuan. Malam itu Udin dapat info dari anaknya yang laki yang tinggal dengan ibunya. Sepeda motor yang dibeli  Udin dan istri Aan sewaktu bersama dalam rumah tangga dulu ingin digunakan Aan untuk bekerja di Muntok, tapi belum, masih rencana hari itu tapi motor tadi biasa digunakan anak untuk sekolah. Alhasil Udin tidak terima dengan laporan itu dan mendatangi rumah mantan istrinya itu, bawa sebilah parang panjang," ungkap Kabag Ops Kompol Sarwo Edi.

Kabag Ops menerangkan, pada saat Udin datang ke kediaman korban sekira pukul 20.00 WIB langsung mendatangi dan menghunuskan sebilah parang iti pada bagian anggota badannya hingha menyebabkan luka yang cukup serius.

Sambung Kabag Ops, kala itu korban ketika dibacok sedang berada di depan teras rumah dan posisi istrinya berada di ruang tengah sehingga mendengar asa hal aneh didepan rumah lantas berlari dan mendapati kejadian tidak terduga terjadi pada malam itu.

"Tersangka turun dari motor langsung bacok, istri di ruang tengah, keluar langsung meluk suaminya. Motifnya dendam lah, karena informasi yang diterima tersangka tidak terima juga istrinya itu menikah lagi," tandasnya. (dev)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Kapal Tengelam di Danau Toba, Lima Kapal Ikut Mencari Penumpang
Kapal Tengelam di Danau Toba, Lima Kapal Ikut Mencari Penumpang
Senin, 18/06/2018 21:29 WIB
MEDAN – Hingga saat ini tim gabungan dari Basarnas, Pol Air dan Pemkab Samosir serta Pemkab Simalungun masih melakukan pencarian
Motor Vs Vitara, Dwi Terkapar
Motor Vs Vitara, Dwi Terkapar
Senin, 18/06/2018 21:22 WIB
DWI Putra Aprilisanto (26), pengendara motor terkapar setelah terlibat tabrakan di jalan alternatif Palabuhanratu-Cibadak di Desa/Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi
Kecelakaan Speadboat di Tulung Selapan, Puluhan Penumpang Hilang
Kecelakaan Speadboat di Tulung Selapan, Puluhan Penumpang Hilang
Rabu, 13/06/2018 17:22 WIB
SUMSEL - Kecelakaan speadboat terjadi di wilayah Sungai Kelapa atas Sungai Sanun Desa Simpang Tiga Jaya Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten
Titip Mayat Istri di Musala, Suami: Lihat Dia Seperti Hant
Titip Mayat Istri di Musala, Suami: Lihat Dia Seperti Hant
Senin, 11/06/2018 21:40 WIB
POLISI tidak membutuhkan waktu lama mengungkap identitas pembunuh Linda Wati yang jasadnya dititipkan di Musala Al-Musyarofah, Pemakuan Laut, Kabupaten