Gubernur Berang Aktivitas Tambang Liar Marak


Gubernur Berang Aktivitas Tambang Liar Marak

GUBERNUR  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman tampak berang dengan aktivitas tambang liar dikawasan Ex PT Kobatin seperti Kenari, Ponggok dan Marbuk. Pasalnya, secara tidak langsung aksi penambangan ilegal akan menimbulkan berdampak banjir di Desa Nibung Kecamatan Koba sebagai ibukota Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

"Jika kegiatan tambang liar di kawasan Ex tambang PT Kobatin masih ramai, tentu saja akan menimbulkan masalah sosial hingga berdampak banjir melanda kota Koba,"tegas Erzaldi kepada Radar Bangka, Minggu (11/3), petang kemarin.

Gubernur sangat menyayangkan dengan adanya kejadian ini, padahal menurutnya kawasan Ex tambang PT Kobatin  tersebut telah ditutup. Saat ini lokasi tambang sedang dalam proses lelang ke BUMD atau BUMN. Tapi, kenyataan dilapangan aktivitas penambang liar makin ramai.

"Penambang liar sampai saat ini masih berlangsung di Ex tambang PT Kobatin. Akibatnya sudah barang tentu, banjir melanda kota Koba."tegas Erzaldi.

Dengan kejadian ini, Gubernur meminta pihak terkait untuk segera melakukan tindakan sesuai dengan toipoksi masing-masing, jika tidak segera diatasi bukan tidak mungkin dikawatirkan akan berdampak lebih parah.

Sementara itu banjir meladan Desa Nibung yang menjadi jalan penghubung Kabupaten Bangka Tengah - Bangka Selatan. Ketinggian air mencapai 70 Centimeter mengakibatkan akses jalan terisolir.

Kapolres Bangka Tengah, AKBP Edison Ludy Bard Sitanggang saat dikonfirmasi dilokasi mengatakan, jika tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD dan Pol PP Bateng sudah berada dilokasi sejak pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

"Tim gabungan  sekitar 35 orang yang terdiri dari personel Sabhara, Pol Air, Lalulintas dan Polsek Koba saat ini ada dilokasi sejak pagi," ujarnya.

Untuk debit air di ruas jalan Desa Nibung tersebut sempat mencapai 1 meter pada pukul 10.00 WIB.V olume air mulai menurun dua jam berikutnya pada pukul 12.00 WIB.

"Saat ini arus lalulintas cukup terhambat, namun kita gotong royong dengan unsur lainnya TNI, BPBD, Pol PP Kabupaten, serta masyarakat guna mengevakuasi kendaraan dan masyarakat agar dapat melewati jalan terendam itu.Ada kendaraan roda empat truck dan lainnya yang disiapkan ya bantu evakuasi," kata dia.(dev)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Gelar Musda IV, LDII Bateng Tingkatkan Peran Dakwah
Gelar Musda IV, LDII Bateng Tingkatkan Peran Dakwah
Senin, 24/09/2018 20:22 WIB
KOBA - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bangka Tengah kembali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IV di Pendopo Bupati Bateng,
Ini Nama nama Korban Tewas Cayla Tabrak Pembatas Jalan
Ini Nama nama Korban Tewas Cayla Tabrak Pembatas Jalan
Sabtu, 22/09/2018 12:39 WIB
MUNTOK-- Kecelakan maut mobil Cayla BN 1840 RA di jalan raya Pangkalpinang - Mentok tepatnya di Desa Kacung
Menkumham: Ego Nasional dan Ego Daerah Harus Dapat Dihilangkan
Menkumham: Ego Nasional dan Ego Daerah Harus Dapat Dihilangkan
Senin, 17/09/2018 11:39 WIB
PANGKALPINANG - Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia Yasonna H. Laoly mendapat jamuan makan malam dari Pemerintah
Rumah Marjunto Hangus Terbakar
Rumah Marjunto Hangus Terbakar
Minggu, 09/09/2018 20:23 WIB
LUBUKBESAR - Diduga akibat korsleting aliran listrik, rumah Marjunto warga Dusun B1 Desa Lubukbesar, Kecamatan Lubukbesar, Bangka Tengah, ludes terbakar,