Gawat ! Sekolah ini Tega Sarankan Anak Muridnya Pindah Gara-gara Nakal


Gawat ! Sekolah ini Tega Sarankan Anak Muridnya Pindah Gara-gara Nakal

MUNTOK-- AN,  salah satu siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Muntok Kabupaten Bangka Barat (Babar) disarankan pihak sekolah untuk pindah.

Masalahnya sepele, kata pihak sekolah AN, nakalnya tidak ketulungan. Pantaskah pihak sekolah berlaku seperti itu ? Padahal AN sudah duduk di bangku kelas 6 SD.

Saat dikonfirmasi Kepala Sekolah SDN 6 Muntok, Jumila mengatakan permasalahan bermula diduga akibat kesalahpahaman antara orang tua murid dan seorang guru.

"Menurut saya karena wali murid pas anak itu keluar dari kelas dihukum tadi memarahi anak itu dan mengeluarkan kata-kata kurang pantas kepada sekolah, sehingga membuat wali kelasnya tidak terima, " ungkapnya kepada Radar Bangka, Senin (10/9) siang di ruang kerjanya.

Jumila juga mengatakan sebelumnya AN dihukum untuk menyelesaikan tugasnya baru boleh pulang. Namun keesokan harinya AN memang sempat disuruh belajar diluar kelas pas jam pelajaran wali kelas.

"Itu untuk pelajaran wali kelasnya itu memang benar. kejadian itu hari Kamis tanggal 30. itu masih tahap wajar, kami kalau anak itu belum selesai nulis, jadi kami suruh selesaikan dulu tulisannya, baru boleh pulang. dia bukan diusir dia disuruh belajar diluar," jelasnya yang didampingi seorang Guru Olahraga SDN 6 Muntok.

Dibeberkan Jumila, karena takut perseteruan antara AN dan wali kelasnya terjadi yang berdampak pada murid lainnya, pihak sekolah menyarankan AN untuk pindah sekolah.

"Membaca kondisi ada khawatir akan terjadinya kalau anak itu masih masuk, tidak menutup kemungkinan suatu saat mungkin ibu Lidia emosi karena tingkah anak-anak di kelas itukan bermacam-macam, takut timbul lagi emosi dengan anak ini, khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, khawatir anak-anak lain jadi korban karena mungkin memarahi satu anak ini , anak yang lain kan nggak bisa belajar otomatis. Solusinya kami sarankan kepada orang tua dipindahkan, dari dinas juga menyarankan seperti itu," imbuhnya.

Saat Radar Bangka ingin bertemu dengan wali murid dari AN, namun pihak sekolah menyarankan untuk menemui di rumahnya.

Terpisah Susi, orang tua AN, saat dikonfirmasi mengatakan kalau karena anaknya nakal kenapa baru kelas 6 dikeluarkan. Dan ia juga mengaku sempat memarahi anaknya ketika dihukum pihak sekolah.

"Kalau memang dia nakal kenapa baru saat ini dipermasalahkan, kenapa tidak dari dulu, ini sudah kelas enam baru mau dikeluarkan. Saya memang sempat marahi anak saya karena kenakalannya, itu pas ia pulang dari sekolah dan dihukum guru, tapi saya itu memarahi anak saya bukan sekolah itu. Saya kesal sama kenakalan anak saya," sesalnya.

Ia mengungkapkan AN sudah 10 hari tidak masuk karena Kamis (30/8) sempat dilarang mengikuti pelajaran ditempatnya sekolah.

"Jadi keesokannya anaknya saya diusir hari Kamis itu, sekitar jam 8 anak saya pulang, ia pulang sambil nangis kata anak saya tidak boleh lagi sekolah disana. Jumat saya sempat datang ke rumah ibuk itu, mau ngomong baik-baik permasalahan itu tadi, pas saya masuk ke rumah dan belum sempat ngomong, ibu itu sudah ngomong saya tidak terima lagi anak kamu sekolah disini 3 (tiga) hari diusir, Kamis Jumat Sabtu, sampai sekarang tidak mau kesekolah, sekarang terpaksa pindah," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. (cr14)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
13 Parpol Sepakati Deklarasi Damai
13 Parpol Sepakati Deklarasi Damai
Rabu, 26/09/2018 00:47 WIB
MUNTOK - Sebanyak 13 Partai Politik (Parpol) yang akan bertarung pada Pemilu 2019 mendatang menandatangani Deklarasi Damai di Gedung Catur
Laka Maut di Desa Kacung 3 Tewas, 4 Luka luka
Laka Maut di Desa Kacung 3 Tewas, 4 Luka luka
Sabtu, 22/09/2018 09:45 WIB
MUNTOK-- Tiga orang tewas dan empat orang lainnya luka luka, setelah mobil Cayla dikemudikan MT (25) Warga Sungailiat, Bangka menabrak
309 Bacaleg Masuk DCT, 3 Diantaranya Masih Sengketa
309 Bacaleg Masuk DCT, 3 Diantaranya Masih Sengketa
Jum'at, 21/09/2018 12:18 WIB
MUNTOK- Daftar Calon Tetap (DCT) untuk Pileg Kabupaten Bangka Barat tahun 2019 telah ditetapkan oleh KPU, sebanyak 309 bacaleg dari
Dikeluarkan Guru, Siswa Kelas 6 SD Terancam Putus Sekolah
Dikeluarkan Guru, Siswa Kelas 6 SD Terancam Putus Sekolah
Jum'at, 21/09/2018 12:14 WIB
MUNTOK- Kasus guru memindahkan anak murid kembali terulang, kali ini menimpa DS, siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) 18