Bripda Deni Dipecat Tidak Hormat


Bripda Deni Dipecat Tidak Hormat

Radarbangka.co.id PANGKALPINANG -Dianggap telah mencoreng korp baju cokelat akibat tersandung kasus narkoba. Bripda Deni Suherman, anggota Polres Pangkalpinang bagian Siwas akhirnya dipecat dengan tidak hormat (PDTH). Kepastian pemecatan tersebut setelah dilakukan sidang kode etik oleh Polres Pangkalpinang, Selasa (29/8) pagi.

Sidang kode etik juga dihadiri langsung Bripda Deni Suherman dengan dipimpin Wakapolres Pangkalpinang Kompol Dadang Wijaya, Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Raspandi, Kabag Sumda.

Bintara lulusan tahun 2013 ini sebelumnya ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnakoba) Polda Babel sebanyak tiga kali. Pertama pada tahun 2014, tahun 2015 dan terakhir tahun 2016.

Saat polisi melakukan pengerbekan, Bripda Deni sedang mengonsumsi narkoba jenis ganja. Selanjutnya polisi melakukan pengeledahan di rumahnya ditemukan sejumlah barang bukti berupa satu linting ganja sisa pakai, satu paket kecil ganja yang di bungkus koran, satu buah kotak rokok dji samsoe yang berisikan 3 buah karet pirek warna merah.

Kemudian satu plastik strip besar berisi 22 plastik strip kecil kosong, 3 buah sedotan, 7 plastik strip sisa shabu, 1 hp merk nokia tipe 105 warna biru hitam, 3 korek api gas, 1 dompet coklat merk DG dan 3 lembar uang pecahan 100 ribu.

Kapolres Pangkalpinang AKBP Noveriko Alfred Siregar kepada Radar Bangka, melalui pesan Whatsapp, Selasa (29/8) membenarkan adanya sidang salah satu personilnya yang tersandung kasus narkotika. 

"Benar ada sidang Kode Etik Polri, kasus narkotika yang melibatkan anggota Bripda Benny Suherman," kata Alfred.

Mantan Kabagwassidik Ditresnarkoba Polda Babel ini mengatakan dalam kasus dan sidang itu diputuskan pemecatan tidak hormat. Sedangkan untuk upacaranya belum dilakukan.

"Belum ada upacaranya, nanti kalau sudah ada keputusan skep PTDH nya," ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolres, oknum tersebut dalam kasusnya divonis hukuman kurungan selama 7 tahun penjara.

"Vonis Pengadilan Negeri Pangkalpinang terhadap Bripda Beny Suherman 7 tahun penjara dan denda 1 Milyar," cetusnya.
    
Lanjut Alfred tindakan terhadap anggota yang tersandung kasus narkotika sudah menjadi komitmen Polri terhadap penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oknum Polri.

"Ini salah satu komitmen dari Pimpinan Polri bahwa terhadap penyalahgunaan narkoba yg dilakukan oleh Oknum Polri akan ditindak tegas. Setiap anggota polisi itu pelayan masyarakat. Sehingga anggota polisi sangat dilarang keras menyalahgunakan narkoba. Bahkan sebagai pengguna pun dilarang keras karena kalau sebagai pengguna narkoba, tentu tidak akan bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal," pungkasnya. 

Nah Bripda Suherman sendiri bertugas di Polres Pangkalpinang di bagian Siwas. Adapun tugasnya Siwas adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan Polres yang berada dibawah Kapolres.

Siwas bertugas menyelenggarakan monitoring dan pengawasan umum baik secara rutin maupun insidentil terhadap pelaksanaan kebijakan pimpinan oleh semua unit kerja khususnya dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian rencana kerja, termasuk bidang material, fasilitas dan jasa serta memberikan saran tindak terhadap penyimpangan yang ditemukan. Siwas dipimpin oleh Kasiwas yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari dibawah kendali Wakapolres. 

Kapolri Jenderal Tito Karnavian berpesan kepada anggota Polri yang masih bergelut di dunia narkoba baik sebagai pemakai atau pengedar segera berhenti cepat-cepat atau bila perlu direhabilitasi. Hukuman bagi penegak hukum lebih berat dibanding masyarakat sipil. Karena aparat penegak hukum lebih mengerti hukum. (cr8)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
KPAD Babel Minta Maaf, Pak Gub : Lain Kali Harus Cermat dan Teliti
KPAD Babel Minta Maaf, Pak Gub : Lain Kali Harus Cermat dan Teliti
Kamis, 23/11/2017 13:02 WIB
PANGKALPINANG- Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), akhirnya meminta maaf kepada masyarakat Bangka
Kemensos Terapkan BPNT di 44 Kota
Kemensos Terapkan BPNT di 44 Kota
Kamis, 23/11/2017 10:14 WIB
PANGKALPINANG - Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, Nunu Suherlan mengatakan kini telah menerapkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Panwaslu Awasi Pemutakhiran Data
Panwaslu Awasi Pemutakhiran Data
Kamis, 23/11/2017 10:13 WIB
PANGKALPINANG - Panitia Pengawas Pemilu Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengoptimalkan pengawasan tahapan pemutakhiran data dan daftar pemilih
Satu Dari Bayi Kembar 4 Meninggal
Satu Dari Bayi Kembar 4 Meninggal
Kamis, 23/11/2017 10:04 WIB
PANGKALPINANG - Satu dari empat bayi perempuan pasangan suami istri, Anisa Riski (22) dan Adriyanto (41) meninggal dunia kemarin selasa