Aktual, 32 Anak Air Mawar Putus Sekolah


Aktual, 32 Anak Air Mawar Putus Sekolah

PANGKALPINANG - Setelah mendapatkan data yang aktual yang dilakukan oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bahwa jumlah anak yang putus sekolah di Kelurahan Air Mawar Kecamatan Bukit Intan ini berjumlah 32 orang.

Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian mengatakan, jumlah fixnya ada 32 orang untuk tingkatan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bukan 229 orang, tidak validnya data pertama yang didapatkan katanya, data yang didapatkan tersebut pada umur 17-18 tahun.

"Kenyataan dilapangan anak-anak tersebut sudah banyak yang menikah, jadi yang betul-betul tidak bersekolah dalam usai belum menikah ada sebanyak 32 anak, jadi solusi kita yang pertama memberikan penyadaran kepada para orangtua untuk dapat membantu pemerintah agar dapat menyekolahkan anak-anak mereka. Akan kita kumpulkan semua orangtuanya, kita beri pemahaman bahwa anak-anaknya harus sekolah apapun itu alasannya," ujarnya, Rabu (10/1) kemarin.

Penyadaran yang diberikan kata Sooian, adalah penyadaran yang memaksa, dalam arti kata orangtuanya mau tidak mau anaknya bersekolah, tapi kewajiban dari pemerintah wajib untuk mendaftarkan kembali anak-anak tersebut ke sekolah.

"Di dalam perjalanannya nanti merupakan tugas dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), mudah-mudahan dengan penyadaran ini akan menimbulkan kesadaran para orangtuanya untuk dapat membantu pemerintah agar anak-anaknya dapat bersekolah lagi," sebutnya.

Saat ditanyakan apa alasan orangtua tidak mau menyekolahkan anaknya ungkapnya, kalau dari data para PSM alasan yang banyak diutarakan para orangtua adalah alasan ekonomi. Tapi alasan ekonomi yang mereka utarakan tersebut sebenarnya adalah alasan yang klasik.

"Penyebab utamanya adalah kesadaran orangtua akan pentingnya pendidikan, ini yang ingin kita tingkatkan pada orangtua para anak ini," tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) Kota Pangkalpinang, Fitriansyah menambahkan, setelah beberapa waktu lalu adanya data anak tidak bersekolah mencapai 229 anak, pihaknya melalui PSM telah melakukan verifikasi akan kejelasan data anak-anak putus sekolah yang berada di Kelurahan Air Mawar Kecamatan Bukit Intan ini.

"Kita memang telah membagi tugas, kalau untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mencari formula yang tepat agar anak-anak ini kembali bersekolah, sedangkan untuk Dinas Sosial bertugas memberikan edukasi akan pentingnya pendidikan dan juga meningkatkan kesadaran orangtua, melalui konseling dan pendekatan-pendekatan intervensi sosial," tegasnya.

Pendekatan dan intervensi sosial ini dilakukan agar nantinya, masyarakat dan pemerintah mempunyai kesadaran bersama, jadi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja akan tetapi tanggung jawab bersama-sama.

"Khususnya para orangtua, untuk memberikan penekanan kepada anak-anaknya pada usia bersekolah itu memang wajib untuk sekolah. Akan terus kita lakukan pendekatan sosial dan juga konseling agar kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan semakin meningkat," tandasnya. (tya)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Pol PP Bongkar Lapak Pedagang Duren
Pol PP Bongkar Lapak Pedagang Duren
Kamis, 12/07/2018 13:17 WIB
PANGKALPINANG - Satuan Pol PP Kota Pangkalpinang mulai melakukan razia penjual durian musiman yang banyak berjualan di bahu jalan kota
Ide Gubernur Erzaldi Dapat Apresiasi dari Kanwil Kemenkumham Babel
Ide Gubernur Erzaldi Dapat Apresiasi dari Kanwil Kemenkumham Babel
Selasa, 10/07/2018 15:01 WIB
PANGKALPINANG - Wacana Pelaksanaan Proses Asimilasi bagi Narapidana Khusus Narkoba yang merupakan ide Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman
Kemensos Dukung Langkah Pemprov Babel
Kemensos Dukung Langkah Pemprov Babel
Selasa, 10/07/2018 13:35 WIB
PANGKALPINANG - Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (RSPD) Kementerian Sosial, Rachmat Koesnadi sangat mendukung langkah Pemprov Babel untuk mengakomodir para
PT Vitrama Properti Serap 80 Persen Karyawan Lokal
PT Vitrama Properti Serap 80 Persen Karyawan Lokal
Selasa, 10/07/2018 13:15 WIB
PANGKALPINANG - Saat ini PT. Vitrama Properti memperkerjakan hampir 100 orang karyawan dengan komposisi 80 persen warga lokal, dimana 33