Gubernur Dukung Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang,Tapi Ada Syaratnya ?


Gubernur Dukung Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang,Tapi Ada Syaratnya ?

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menerima kunjungan Pengurus Rumah Sehat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pangkalpinang, di Ruang Kerjanya Rabu (10/1/2017) pagi.
    
Rombongan Pengurus Pengurus Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang yang dipimpin dr.  Julian Adriansyah, tersebut dalam rangka permohonan dukungan terkait Program Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat yang kurang mampu, Terpencil dan terisolir di daerah Bangka Belitung.
    `
“Kedatangan kami menghadap bapak adalah untuk memohon dukungan Pemerintah Provinsi (Pemrov) Babel atas salah satu Program Kami yaitu Program Mitra Keluarga Pra Sejahtera, dimana Program ini merupakan kegiatan di Lapangan bekerjasama dengan Tenaga Kesehatan di sekitar Masyarakat yang kita bantu itu tinggal,” jelas Deddin Irsyadilah, salah satu anggota rombongan Baznas Pangkalpinang.
    
Program ini dikatakannya, muncul ketika Program JKN bagi masyarakat yang kurang mampu itu dialihkan ke BPJS. Sedangkan masyarakat khususnya yang tinggal di daerah pelosok dan terpencil yang belum punya BPJS terkendala akses mengurus dan Pembayaran BPJS. Untuk itu, Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang membantu memberikan Layanan Kesehatan kepada mereka, dan itu Baznas Biayai.
    
Berkaitan dengan hal tersebut, dr. Julian memohon dukungan Pemprov Babel untuk memberikan Surat Mandat, sehingga mudah dalam berkoordinasi dengan Pihak terkait di wilayah yang akan diberikan Layanan Kesehatan itu, khususnya Izin kepada Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat untuk meminta kerjasama Petugas Kesehatannya.
    
Mendengar hal tersebut, Gubernur Erzaldi Rosman memberikan Apresiasi dan terimakasihnya kepada Pengurus Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang yang telah membantu dalam memberikan Layanan Kesehatan, terutama kepada Masyarakat yang kurang mampu.
    
Gubernur Erzaldi 100 persen mendukung kegiatan positif Rumah Sehat Baznas ini, dan meminta Pihak Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang ini langsung melaksanakan program di tempat yag telah ditunjuk.
    
“Kenapa harus Izin? Kalian kan mau berbuat baik? Langsung saja. Siapa saja yang mau berbuat baik dan untuk kepentingan Masyarakat Bangka Belitung, saya dukung,” tegasnya.
    
Namun untuk memberikan Payung hukum kepada mereka, Gubernur Erzaldi menginisiasi pembuatan MoU antara Pemprov Babel dengan Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang terkait Pelaksanaan Program ini hingga secara Teknisnya. Sehingga Kesepakatan ini mempermudah dalam Pelaksanaannya di manapun di Babel.
    
Gubernur juga meminta setelah Draft Kesepakatan itu dibuat, ditandatangani dan dipublikasikan ke seluruh masyarakat Babel, sehingga pihak-pihak terkait tahu akan Program Mitra Keluarga Pra Sejahtera Rumah Sehat Baznas Pangkalpinang, dan mempermudah dalam kerjasama dengan Tenaga Kesehatan setempat.(humas prov).





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Gubernur Erzaldi Minta Dukungan Menteri Pariwisata.
Gubernur Erzaldi Minta Dukungan Menteri Pariwisata.
Senin, 22/01/2018 20:22 WIB
JAKARTA - “Timah turun, wisata naik”. Demikian sekelumit ucapan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman yang disampaikan dalam
Begini Jawaban Gubernur Erzaldi Terkait HTI di Bangka Barat
Begini Jawaban Gubernur Erzaldi Terkait HTI di Bangka Barat
Senin, 22/01/2018 15:52 WIB
PANGKALPINANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi melalui telp Conference menegaskan bahwa pada dasarnya Ia menolak adanya Hutan Tanam Industri
Endang Ajak Masyarakat Awasi Pilwako
Endang Ajak Masyarakat Awasi Pilwako
Senin, 22/01/2018 14:06 WIB
PANGKALPINANG - Untuk mewujudkan Pilkada Walikota-Wawako Pangkalpinang 2018 yang berintegritas, jujur dan amanah. Maka, pemilik tagline "Ibu Kite" Endang Kusumawaty
Kemenag Babel Awasi proyek Asrama Haji  // Diperkirakan Rampung Akhir Maret 2018
Kemenag Babel Awasi proyek Asrama Haji // Diperkirakan Rampung Akhir Maret 2018
Senin, 22/01/2018 14:03 WIB
PANGKALPINANG- Proyek gedung transit asrama haji yang menelan dana sekitar Rp49 Miliar dan sempat molor pengerjaannya kini diawasi oleh Kementrian