Ekspor Ikan Babel Capai 200 Persen


Ekspor Ikan Babel Capai 200 Persen

PANGKALPINANG- Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Sri Pudjastuti telah melakukan banyak upaya untuk memajukan industri perikanan di dalam negeri. Salah satunya adalah dengan menindak tegas kapal-kapal pencuri ikan di wilayah laut Indonesia. Ternyata hal tersebut berdampak baik pada produktivitas perikanan RI.
    
Selain itu juga sangat berpengaruh  terhadap tren ekspor hasil perikanan 2015-2016 yang  meningkat 3,69. Sementara impor turun 0,58 persen dalam periode tersebut. 
    
Ternyata hal ini juga dirasakan khususnya Provinsi Bangka Belitung. Program KKP dibawah kepemimpinan Menteri Susi ditambah sinergitas yang baik antara KKP dan  pemerintah Provinsi Bangka Belitung menghasilkan pencapaian yang luar biasa berkaitan dengan peningkatan ekspor komoditi laut yang signifikan.
    
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Karantina Ikan dan Oengendalian Mutu (BKIPM) Babel, Nandang Koswara, saat ditemui di kantornya menilai peningkatan volume dan nilai eskpor salah satunya merupakan hasil sinergitas antara KKP dan Pemprov Babel.
    
" Alhamdulillah pada tahun 2017 kita mengalami peningkatan ekspor baik dari segi nilai atau pun volume, bahkan mencapai 200 persen dibandingkan tahun 2016. Ini merupakan hasil dari sinergitas dan dukungan yang luar biasa yang diberikan Pemprov Babel," ujarnya, Rabu (10/1) kemarin.
    
Nandang menilai peningkatan ekspor ini tentunya berbanding lurus dengan meningkatnya negara-negara sasaran bagi ekspor Provinsi Bangka Belitung.
    
" Jika dulu sasaran terbesar kita Singapura dan Malaysia, sekarang sudah semakin bertambah ada Jepang, Vietnam, Australia, Korea, Thailand dan Hongkong," jelasnya.
    
Tentunya keberhasilannya tersebut didukung dengan mutu Komoditi laut Bangka Belitung yang bagus. Selain itu juga Jaminan mutu  ke supplier-supplier tetap dijaga. Apalagi saat ini Unit Pengolahan Ikan (UPI) Babel sudah grade B sehingga negara tujuan ekspor juga bertambah.
    
Ditahun 2017, ekspor ikan Babel mencapai Rp 157,671 miliar dengan frekuensi 1.030 kali yang jumlahnya 41.878 hds atau 5.710.68 kilogram. Untuk domestik keluar mencapai Rp 400,826 miliar dengan frekuensi5.815 kali yang jumlahnya 289.744 hds atau 9.991.738 kilogram. 
    
Sedangkan domestik masuk mencapai Rp 50,105 miliar dengan frekuensi 1.415 kali dan jumlahnya 146.200.164 hds atau 1.065.148 kilogram. Total lalulintas MP mencapai Rp 608,602 miliar dengan frekuensi 8.260 kali yang jumlahnya 146.531.786 hds atai 16.767.567 kilogram.
  
 "Dari capaian tersebut, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) kita mencapai Rp 661,167 juta," ujarnya.  Nandang menambahkan, dengan capaian tersebut BKIPM Babel terus berupaya meningkatkan capaian eksport dengan meningkatkan UPI hingga ke grade A, sehingga dapat menembus pangsa pasar eropa," tandasnya. (dik)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
SAH, MOLEN DAN MONIKA PASANGAN SUAMI ISTRI
SAH, MOLEN DAN MONIKA PASANGAN SUAMI ISTRI
Minggu, 21/10/2018 10:16 WIB
PALEMBANG - Walikota Pangkalpinang terpilih, Maulan Aklil atau yang akrab disapa Molen resmi mempersunting Monica Harprinda menjadi istri sah nya
Warga Babel Belum Rekam E- KTP Berjumlah 5.367 Orang
Warga Babel Belum Rekam E- KTP Berjumlah 5.367 Orang
Sabtu, 20/10/2018 19:08 WIB
PANGKALPINANG - Sebanyak 5.367 atau 1,6 persen warga Bangka Belitung (Babel) belum merekam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Angka
TANGKAPAN BESAR BNN PROVINSI BABEL AMANKAN 1,2 KG SABU SENILAI RP1,5 MILIAR DARI TANGAN  4 TERSANGKA
TANGKAPAN BESAR BNN PROVINSI BABEL AMANKAN 1,2 KG SABU SENILAI RP1,5 MILIAR DARI TANGAN 4 TERSANGKA
Jum'at, 19/10/2018 18:23 WIB
PANGKALPINANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pimpinan Brigjen Pol Nanan Hadianto berhasil mengamankan narkoba jenis
Widiatmoko : Mari Kita Dorong Percepatan Pemerataan Tekhnologi dan SDM
Widiatmoko : Mari Kita Dorong Percepatan Pemerataan Tekhnologi dan SDM
Jum'at, 19/10/2018 12:06 WIB
PANGKALPINANG - Ketua Asosiasi Dinas Komonikasi dan Informatika Provinsi se Indonesia, Hening Widiatmoko berharap adanya pemerataan bidang infrastuktur teknologi informasi