Wawan Ajukan Pengunduran Diri


Wawan Ajukan Pengunduran Diri

PANGKALPINANG - Wali Kota Pangkalpinang, M. Irwansyah mengajukan surat pengunduran diri. Pengajuan itu seiring pendaftarannya sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan 2018-2022.

Meski begitu, Wawan, sapaan akrabnya, masih akan duduk di kursi Pangkalpinang. Setidaknya jabatan Wali Kota Pangkalpinang akan diembannya hingga 12 Februari mendatang. 

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian mengatakan surat pengajuan pengunduran diri Wawan sudah ada di Pemerintah Kota Pangkalpinang. Selanjutnya, Sopian menyebut surat itu akan diproses sesuai aturan.

"Sudah ada surat pengajuan pengunduran dirinya di Pemkot. Selanjutnya sedang kita proses, untuk mendapatkan izin dari gubernur dan Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri)," ujar Sopian, Rabu (10/1).

Senada disampaikan Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Kota Pangkalpinang Agung Ayubi Utama saat dikonfirmasi terpisah. Agung mengatakan surat pengunduran diri Wawan masuk pada Selasa (9/1) lalu.

"Sudah ada surat pengajuannya, saat ini, sedang dalam proses," ujar Agung.

Agung menambahkan proses surat pengunduran diri Wawan akan berlanjut setelah ditetapkan sebagai calon Wakil Gubernur Sumsel oleh KPU. Kemudian baru surat penetapan tersebut, diparipurnakan di DPRD yang selanjutnya disampaikan ke Kemendagri melalui gubernur.

"Saat ini, status beliau hingga 12 Februari mendatang masih Wali Kota Pangkalpinang, sampai adanya penetapan dari KPU sebagai calon," katanya.

Kemarin, Wawan mendaftar di KPU Sumatera Selatan. Dia berpasangan dengan Saifudin Aswari Rivai yang menjadi Calon Gubernur Sumatera Selatan. Pasangan ini diusung oleh Partai Gerindra dan PKS.

Bakal calon Gubernur Sumsel Saifudin Aswari Rivai mengaku, selama ini dirinya belum mau komentar soal pendampingnya M.Irwansyah maupun parpol koalisi (Gerindra dan PKS total 15 kursi di DPRD Sumsel). Alasannya karena dia ingin semuanya terang dulu dan tidak ingin menjadikan pertanyaan di kalangan masyarakat, siapa calon wakilnya nanti.

"Kasihan masyarakat, dan kandidat lain yang ditebak-tebak terus, dengan aku, orang ngarep (ingin) aku, tapi akhirnya tidak," kata Aswari.

Bupati Lahat dua periode ini mengaku, alasan dirinya berdampingan dengan Wali Kota Pangkalpinang tersebut dirasa sangat pas, karena sama-sama muda, berpengalaman, terbukti dan teruji.

"Penetapan Irwansyah, ini bukan dilakukan pada menit terakhir, tapi kami sudah melakukan pembicaraan awal sejak lama," ujarnya.

"Tapi di partai kita tidak boleh kaku, mengingat banyak yang meminang saya untuk di nomor dua cukup banyak. Semua bisa kemungkinan terjadi, tapi pak Prabowo (Ketum Gerindra) sangat percaya diri, dengan menegaskan Aswari harus nomor satu, apalagi kami bergandengan dengan PKS dimana skupnya sudah nasional, bahwasanya memang terbaik menurut pak Prabowo itu," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian punya kenangan tersendiri dengan M Irwansyah. Selama hampir lima tahun memimpin Pangkalpinang, ada satu hal yang tidak pernah dilupakan Sopian tentang Irwansyah.

"Kenangan tidak terlupa itu, beliau sering ngambek, dan tidak mau mengangkat telpon. Maklum mungkin faktor usia. Pas ketemu, sudah saya ajak guyon, saya sering bilang sama dia, kalau mau jadi pejabat itu, perut jangan buncit, belum lagi guyonan lain, sehingga suasana kembali cair. Kalau hal yang sifatnya penting beliau selalu mau mendengarkan masukan dan komitmen," kata Sopian, Rabu (10/1).

Secara pribadi, Sopian mendukung langkah besar yang diambil Irwansyah di Pilgub Sumsel 2018. Menurutnya, Irwansyah sudah layak mengambil langkah besar sebagai bakal calon Wakil Gubernur Sumsel mendampingi Saifuddin Aswari Rivai.

“Beliau (Irwansyah-red) itu luwes dalam memimpin dan selalu menghormati orang yang lebih tua dan tidak selalu mengandalkan ego. Kita harapkan dengan majunya beliau ide kreatifnya yang besar dapat lebih berkembang di sana," ujarnya.

Sopian menambahkan rencananya akan ada malam perpisahan yang menyatakan pengunduran diri Irwansyah sebagai Wali Kota Pangkalpinang.(tya)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Aktivitas TI Air Mawar Marak, Polres Pangkalpinang Bergegas Razia
Aktivitas TI Air Mawar Marak, Polres Pangkalpinang Bergegas Razia
Selasa, 23/01/2018 16:21 WIB
PANGKALPINANG- Pasca ditutupnya tambang ilegal di belakang pusat perbelanjaan Giant yang bikin masyarakat resah. Kini para penambang sudah beralih lokasi
DPRD Babel Juga Sepakat Menolak HTI PT BRS
DPRD Babel Juga Sepakat Menolak HTI PT BRS
Selasa, 23/01/2018 11:46 WIB
PANGKALPINANG - Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengatakan bahwa DPRD Babel sepakat untuk menolak HTI PT BRS. DPRD Babel juga
PT BRS Ambil Hak Rakyat, Ribuan Massa Minta Izin HTI Dicabut
PT BRS Ambil Hak Rakyat, Ribuan Massa Minta Izin HTI Dicabut
Selasa, 23/01/2018 11:44 WIB
PANGKALPINANG - Desakan pencabutan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Bangka Barat (Babar) oleh PT Bangun Rimba Sejahtera (BRS) terus dilakukan.
Gubernur Erzaldi Minta Dukungan Menteri Pariwisata.
Gubernur Erzaldi Minta Dukungan Menteri Pariwisata.
Senin, 22/01/2018 20:22 WIB
JAKARTA - “Timah turun, wisata naik”. Demikian sekelumit ucapan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman yang disampaikan dalam