Kapal Muatan 285 Ton Barang Tengelam Diperairan Permis


Kapal Muatan 285 Ton Barang Tengelam Diperairan Permis

TOBOALI– KM Berkat Rahmat Selamat GT 85 tenggelam pukul 16.00 wib di peraian Permis,Senin(12/3). Kapal pengangkut barang tersebut terkena henpasan gelombang pada saat berlayar sehingga membuat papan lunas KM. Berkat Rahmat Selamat bocor dan tenggelam di koordinat 105. 52. 444 S 02.31.756 E. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan laut tersebut.

Dari informasi yang didapatkan Radar Bangka Onlikapal bermuatan 285 ton itu membawa sejumlah barang dari Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta Utara,diantaranya beras,kedelai,pakan ayam,jagung,pupuk,makanan ringan, spring bed,stropom,galon air minum,drum plastik dan .barang - barang plastik berangkat dari Jakarta menuju Sungaiselan dengan 3 ABK di nahkodai Kapten M. Made. 

Saat dikonfirmasi Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Iwan Kuswanto melalui Danpos Sungai Selan,Peltu M.Ismail membenarkan soal tenggelamnya kapal barang milik Akon Pangkalpinang yang mengalami kerugian sekitar 5 miliar tersebut. Menurutnya berdasarkan keterangan Nahkoda M.Made stabilitas kapal pada saat berlayar sudah tidak memenuhi kriteria stabilitas kapal yang baik yaitu kelebihan muatan yang sudah ditentukan, kapasitas kapal 85 Gt sedangkan muatan 285 Ton ditambah pompa gate tidak berfungsi sehingga membuat air laut masuk ke kapal semakin cepat karena mendapatkan tekanan dari muatan kapal yang berlebihan dan semakin memperburuk stabilitas kapal akhirnya tenggelam.

“Kapal ini tujuan dari Jakarta ke Sungai Selan dan membawa barang klontongan. Kronologisnya pada saat kapal di perairan Permis, tiba – tiba pompa gate tidak berfungsi kemudian nahkoda sebisa mungkin bergeser ke pinggir agar mendekati daratan. Adapun nama nahkoda M.Made Arsyad dan ABK Rahmatullah, Ishak dan Joni,”ujar Ismail kepada Radar Bangka,Selasa(13/3).

Ismail menjelaskan sekitar pukul 16.00 WIB karena kapal KM. Berkat Rahmat Selamat sudah tidak bisa di tolong, lalu Nahkoda kapal memerintahkan ABK untuk lego jagkar pada koordinat 105° 52' 444" BT - 02° 31' 756'' LS di perairan Permis Kabupaten Basel supaya kapal tidak terombang-ambing arus laut dan sambil menunggu bantuan kapal lain dari Pelabuhan Sungai Selan Kab. Bateng. Pada saat KM. Berkat Rahmat Selamat sudah mulai tenggelam dan bantuan belum datang, kebetulan di sekitar lokasi tenggelamnya KM. Berkat Rahmat Selamat ada nelayan sehingga seluruh ABK berusaha menyelamatkan diri menumpang di kapal nelayan tersebut sambil mengawasi kapal tenggelam.

“Sekitar pukul 03.00 WIB kapal bantuan KM. Permata Biru tiba di lokasi kejadian untuk evakuasi muatan yang masih bisa di tolong, Tim SAR.Dokumen kapal hilang hanyut,sebagian kelotong hanyut terbawa arus laut.,kerugian diperkirakan 5 milyar. Tindakan Posmat TNI AL Sungai Selan sudah nerkoordinasi dengan instansi terkait, melaksanakan SAR gabungan,melaksanakan koordinasi degan pemilik kapal KM. Berkat Rahmat Selamat.Pukul 06.00 WIB KM. Permata Biru meninggalkan lokasi kejadian menuju Pelabuhan Sungai Selan dengan membawa muatan kelontong yang masih bisa diselamatkan,”pungkas Ismail.(bim)





Berikan Komentar

Toboali Lainnya
Oknum Guru Dipecat Tidak Hormat
Oknum Guru Dipecat Tidak Hormat
Rabu, 26/09/2018 00:38 WIB
TOBOALI – Masih ingat kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Toboali, berisial WP (30) terhadap
Batita Penderita Rubella Akan Dirujuk ke RSCM
Batita Penderita Rubella Akan Dirujuk ke RSCM
Senin, 24/09/2018 19:33 WIB
TOBOALI – Bayi tiga tahun (Batita), Nayla (14 bulan) yang menderita virus rubella atau Conginetal Rubella Syndrom (CRS) langsung mendapatkan
DP3 Basel Buat Perda & Perbup Bantuan 4 Alat Berat
DP3 Basel Buat Perda & Perbup Bantuan 4 Alat Berat
Senin, 24/09/2018 18:49 WIB
TOBOALI – Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) telah memprakarsai pembentukan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan
Pembangunan RS Pratama di Payung Capai 47,9 persen
Pembangunan RS Pratama di Payung Capai 47,9 persen
Senin, 24/09/2018 18:46 WIB
TOBOALI – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama di Desa Payung, Kecamatan Payung sudah berlangsung 4 bulan dan masuk bulan