16 Permainan Tradisional Indonesia Ditampilkan di Inggris


16 Permainan Tradisional Indonesia Ditampilkan di Inggris

 LONDON - Sebanyak 16 permainan tradisional diperkenalkan pada event Indonesian Weekend di London, 22-23 Juli 2017.

Kali ini, Subdit Diplomasi Budaya Luar Negeri, Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali mengutus Gudang Dolanan Indonesia untuk memperkenalkan permainan tradisional Indonesia.

Selain permainan tradisional Indonesia, pencak silat, seni tato, kuliner dan lain sebagainya.  

Dedengkot permainan tradisional Indonesia Endi Aras mengatakan, 16 permainan itu di Indonesia sendiri sudah jarang dimainkan oleh anak-anak.

Ke-16 jenis permainan yang menggunakan alat itu adalah, gasing, congklak, yoyo, engsreng (gelindingan dari velg sepeda), kelereng, lompat karet, kapal otok-otok, egrang batok, pletokan, telepon kaleng, alarm kaleng, bedil jepret, dam-daman, sepak bola pantul, bekel, dan oreg-oreg bambu.

Beberapa permainan tradisional tersebut adalah sebagian dari 2.500 permainan tradisional yang dimiliki dan tersebar di Indonesa.

Menurut Endi,  permainan-permainan tradisional tersebut memiliki nilai nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Ini untuk kedua kalinya dia mendapat tugas ke London. Tahun lalu, dalam event yang sama, Endi telah membawa gasing seluruh Indonesia.

Permainan itu diperkenalkan kepada orang-orang asing yang berada di London. Tak hanya warga negara Inggris, tapi dari India, Jepang, Jerman dan lain sebagainya.

“Budaya kita sangat menarik buat mereka. Karena unik dan tak ada duanya. Bermacam kesenian dan kuliner Indonesia diperkenalkan di London. Harapannya tentu suatu saat mereka akan mengunjungi Indonesia,” kata Subdit Diplomasi Budaya Luar Negeri, Ditjen Kebudayaan (Kemendikbud) Ahmad Mahendra.

Sebelumnya, Endi juga mengajari mahasiswa-mahasiswi yang berada di London.

Dia juga menyumbangkan 15 permainan tradisional lainnya untuk Kedutaan Besar RI di London.

“Ke-15 alat permainan itu akan kami tinggal untuk Kedutaan Besar RI di London karena sebagian bahannya susah dicari. Kalau di Indonesia bahan-bahan tersebuat mudah dicari. Dari barang bekas pun jadi, “ kata Endi.

Menurut Endi, tak hanya alat alat itu yang akan di perkenalkan, tapi juga nilai-nilai yang terkandung dalam tiap permainan tradisional.

Misalnya, nilai kejujuran, sportivitas, taat pada aturan yang berlaku, kebersamaan dan kesederhanaan.

Menurutnya, jika alat-alat itu tergerus lalu hilang, nilai-nilai yang ada di dalam permainan itu juga akan sirna.

“Paling tidak orang Indonesia yang ada di London masih bisa mengenalnya, “ imbuhnya.

Di London, Endi Aras dkk akan tinggal selama tujuh hari. Meski event Indonesian Weekend berlangsung 22-3 Juli 2017, namun perlu persiapan yang matang.

“Makanya kami diminta untuk berangkat tanggal 18 Juli 2017,” tambah Endi.

Indonesia Weekend sendiri bermaksud untuk mengundang turis mancanegara mau datang ke Indonesia untuk menikmati budaya tanah air.

Selain permainan tradisional, kuliner, dan budaya Indonesia, event itu akan diisi dengan pameran dan pembagian cendera mata. (jos/jpnn)





Berikan Komentar

Budaya Lainnya
Pentas Seni dan Budaya Kabupaten Bangka Dibuka
Pentas Seni dan Budaya Kabupaten Bangka Dibuka
Kamis, 24/08/2017 12:49 WIB
SUNGAILIAT - Tabuhan drum Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Rustamsyah menandai dibukanya pentas seni dan budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun
Suku Loem Meriahkan Pawai Karnaval
Suku Loem Meriahkan Pawai Karnaval
Senin, 21/08/2017 13:25 WIB
PANGKALPINANG - Hari kedua pawai kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 di provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turut dimeriahkan oleh suku
Puncak Karnaval Budaya Labuan Bajo Sukses Curi Jutaan Perhatian Netizen
Puncak Karnaval Budaya Labuan Bajo Sukses Curi Jutaan Perhatian Netizen
Rabu, 02/08/2017 19:40 WIB
MANGGARAI BARAT - Puncak Karnaval Budaya 2017 yang digelar di Labuan Bajo, Sabtu (29/7) berlangsung heboh
Ayo, Nonton Festival Budaya Toboali City On Fire Season II 2017
Ayo, Nonton Festival Budaya Toboali City On Fire Season II 2017
Jum'at, 28/07/2017 16:35 WIB
TOBOALI - Provinsi Bangka Belitung sedang on fire mempromosikan daerahnya sebagai destinasi pariwisata kelas dunia