Selain penghargaan Wali Kota Terbaik 2017, Kemendagri juga memberikan Leadership Award 2017 kepada gubernur dan bupati.

Seperti dilansir dari situs resmi Kemendagri, gubernur yang mendapat penghargaan, adalah Soekarwo (Gubernur Jawa Timur), Ahmad Heriawan (Gubernur Jawa Barat), Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulawesi Selatan), Irwan Prayitno (Gubernur Sumatera Barat) dan TGH. M. Zainul Majdi ( Gubernur NTB).

Sementara bupati yang meraih penghargaan yang sama adalah Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), Fadli (Bupati Lamongan), Aslam Patonangi (Bupati Pinrang), Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng), Sri Purnomo (Bupati Sleman).

Kemudian Hasto Wardoyo (Bupati Kulonprogo), Yuswir Arifin Dt. Indo Marajo (Bupati Sijunjung), Indra Catri (Bupati Agam), Kuryana Azis (Bupati Ogan Komering Ulu), Moh. Suhaili (Bupati Lombok Tengah) dan Mardani H. Maming (Bupati Tanah Bumbu). (adk/jpnn)" }

Ditinggal Golkar, Ridwan Kamil Pamer Wali Kota Terbaik 2017


Ditinggal Golkar, Ridwan Kamil Pamer Wali Kota Terbaik 2017

BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terpilih sebagai Wali Kota Terbaik 2017 versi Kementerian Dalam Negeri. Di Instagram, pada akun ridwankamil, pemilik panggilan Kang Emil itu mengucap rasa syukur dipercaya mendapatkan penghargaan tersebut.

"Mengakhiri tahun pelayanan 2017, (Senin, 18/12, red) malam ini menerima award Walikota Terbaik dari Kemendagri. Bukan karena saya hebat, tapi karena Allah SWT begitu sering memudahkan dan menolong urusan dunia saya," tulis Kang Emil.

Selain Kang Emil, Wali Kota Terbaik 2017 lainnya adalah Tri Rismaharini (Surabaya), Syaharie Ja’ang (Samarinda), Rizal Effendi (Payakumbuh), Prana Putra Sohe (Lubuk Linggau) dan Sutarmadji (Pontianak).

"Hakekatnya hidup ini hanyalah sementara. Apapun panggung kehidupan yang Allah berikan--dulu dosen dan arsitek sekarang walikota--selalu saya coba isi dengan semangat berkarya yang terbaik yang seorang manusia sanggup lakukan," sebut Kang Emil.

"Semoga sampai akhir hayat hidup saya ini selalu penuh manfaat untuk umat dan masyarakat. Award ini spesial untuk 2 perempuan hebat: Ibunda Cucu Sukaesih, guru abadiku dan Atalia Praratya, cinta sejatiku. Karena mereka lah, hidup saya selalu bersemangat dan bahagia lahir batin. Hatur Nuhun. *juri independen dari LIPI, UI dan beberapa lembaga riset lainnya," pungkas pria yang baru ditinggal Golkar dalam urusan Pilgub Jabar 2018 ini.

Mengakhiri tahun pelayanan 2017, malam ini menerima award Walikota Terbaik dari Kemendagri. Bukan karena saya hebat, tapi karena Allah SWT begitu sering memudahkan dan menolong urusan dunia saya. Hakekatnya hidup ini hanyalah sementara. Apapun panggung kehidupan yang Allah berikan--dulu dosen dan arsitek sekarang walikota--selalu saya coba isi dengan semangat berkarya yang terbaik yang seorang manusia sanggup lakukan. Semoga sampai akhir hayat hidup saya ini selalu penuh manfaat untuk umat dan masyarakat. Award ini spesial untuk 2 perempuan hebat: Ibunda Cucu Sukaesih, guru abadiku dan Atalia Praratya, cinta sejatiku. Karena mereka lah, hidup saya selalu bersemangat dan bahagia lahir batin. Hatur Nuhun. *juri independen dari LIPI, UI dan beberapa lembaga riset lainnya.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ridwan Kamil (@ridwankamil) pada


Selain penghargaan Wali Kota Terbaik 2017, Kemendagri juga memberikan Leadership Award 2017 kepada gubernur dan bupati.

Seperti dilansir dari situs resmi Kemendagri, gubernur yang mendapat penghargaan, adalah Soekarwo (Gubernur Jawa Timur), Ahmad Heriawan (Gubernur Jawa Barat), Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulawesi Selatan), Irwan Prayitno (Gubernur Sumatera Barat) dan TGH. M. Zainul Majdi ( Gubernur NTB).

Sementara bupati yang meraih penghargaan yang sama adalah Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), Fadli (Bupati Lamongan), Aslam Patonangi (Bupati Pinrang), Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng), Sri Purnomo (Bupati Sleman).

Kemudian Hasto Wardoyo (Bupati Kulonprogo), Yuswir Arifin Dt. Indo Marajo (Bupati Sijunjung), Indra Catri (Bupati Agam), Kuryana Azis (Bupati Ogan Komering Ulu), Moh. Suhaili (Bupati Lombok Tengah) dan Mardani H. Maming (Bupati Tanah Bumbu). (adk/jpnn)





Berikan Komentar

Demokrasi Lainnya
Konflik Hanura Melebar ke Masalah Uang
Konflik Hanura Melebar ke Masalah Uang
Senin, 22/01/2018 07:39 WIB
JAKARTA-Bukannya mereda, konflik internal Partai Hanura malah makin meruncing, merembet ke ranah hukum.
Oso Mengaku Terima Dukungan Mayoritas Pendiri Hanura
Oso Mengaku Terima Dukungan Mayoritas Pendiri Hanura
Senin, 22/01/2018 07:34 WIB
JAKARTA -Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang merasa di atas angin. Politikus yang beken disapa dengan panggilan Oso itu
Isu Mahar Politik Kian Panas, Pak Bamsoet Waswas
Isu Mahar Politik Kian Panas, Pak Bamsoet Waswas
Jum'at, 19/01/2018 16:15 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo mengaku prihatin dengan maraknya isu mahar politik antara calon kepala daerah
Bisa Jadi Jokowi Tarik Agum dan Moeldoko untuk Hadang Gatot
Bisa Jadi Jokowi Tarik Agum dan Moeldoko untuk Hadang Gatot
Jum'at, 19/01/2018 14:58 WIB
JAKARTA - Sejumlah spekulasi bermunculan menyikapi langkah Presiden Joko Widodo menarik dua pensiunan TNI berpangkat jenderal ke lingkaran dekatnya. Yakni