​Dosen Stisipol Pahlawan 12 Jadi Pembicara di Konferensi Internasional


​Dosen Stisipol Pahlawan 12 Jadi Pembicara di Konferensi Internasional

KEMBALI dosen asal Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menorehkan prestasi yang membanggakan. Kali ini, Darol Arkum, dosen muda dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Pahlawan 12 Sungailiat Kabupaten Bangka.

Darol Arkum yang tengah menyelesaikan kuliah Starta Tiga (S3) di Universitas Gadja Mada Jogjakarta tersebut mengikuti Konferensi Internasional.

Konferensi yang bertajuk The 14th Kualalumpur International Business, Economics and Law Conference 2017 berlangsung selama dua hari dari tanggal 16 sampai dengan 17 Desember 2017, yang mengambil tema "The Role of Business, Economics and Law in The Creation of Caring Society yang berlangsung di Kuala Lumpur Malaysia.

Darol Arkum bahkan menjadi pembicara dalam konferensi internasional tersebut dengan mengangkat tentang timah yang berdampak pada ekonomi dan keuangan di Bangka Belitung.

Dijelaskan Darol Arkum yang juga merupakan kandidat Doktor dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Pemerintahan Kabupaten Bangka, kegiatan yang diikutinya ini diikuti juga peserta dari berbagai negara di kawasan ASEAN seperti Singapore, Malaysia ,Thailand, termasuk Turki, Pakistan, Sri Lanka, New Zealand, Bangladesh, Libya, India dan inggris.

"Ini merupakan konferensi tentang peran ekonomi dan bisnis serta hukum sebagai pendorong kekuatan perdamaian dunia dan juga konferensi tentang peran yang diharapkan nantinya bisa berdampak untuk masyarakat," ungkap Darol yang berasal dari Desa Tirem Kabupaten Bangka Selatan ini.

Selain itu juga diceritakan bapak berputera dua ini, konferensi internasional ini juga bertujuan unuk memperkuat harmonisasi perdagangan internasional di era globalisasi khususnya pada negara anggota ASEAN dan Asia, termasuk Africa dan Eropa.

Darol berharap, konferensi yang diikutinya ini diharapkan membuat dirinya dapat memberikan ide, wawasan dan juga kontribusi nyata untuk kemajuan ekonomi dan bisnis bagi Indonesia terutama juga untuk pengabdiannya kepada masyarakat Kabupaten Bangka dan Bangka Belitung pada umumnya.

"Saya mempresentasikan tentang The Direct Economic and Fiscal Impact of Tin in Bangka Belitung Island Province, Indonesia. Presentasi saya ini insyaallah nanti akan dipublikasikan di jurnal internasional," tandas Darol. (rel/rb)





Berikan Komentar

Edukasi Lainnya
Neysa, Siswi SD Penderita Tumor Ganas Harapkan Bantuan
Neysa, Siswi SD Penderita Tumor Ganas Harapkan Bantuan
Selasa, 16/01/2018 15:10 WIB
Neysa, Siswi SD Penderita Tumor Ganas Harapkan Bantuan Berprestasi di Sekolah, Namun Lumpuh Kaki Kirinya Tetesan air mata seakan tak bisa
Legislator Biak Tuntut Penyelesaian Honor Guru Kontrak
Legislator Biak Tuntut Penyelesaian Honor Guru Kontrak
Senin, 15/01/2018 13:54 WIB
KETUA Komisi III DPRD Kabupaten Biak Numfor, Papua Benyamin Maran meminta jajaran Dinas Pendidikan Biak untuk menyelesaikan tuntutan pembayaran status
Undiksha Mencatat Rekor Muri Tari Pendet Disabilitas
Undiksha Mencatat Rekor Muri Tari Pendet Disabilitas
Senin, 15/01/2018 13:51 WIB
SINGARAJA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali mencatat rekor di Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk tari pendet disabilitas massal
Anak Putus Sekolah Dasar di Bateng 0,33 Persen
Anak Putus Sekolah Dasar di Bateng 0,33 Persen
Senin, 15/01/2018 13:46 WIB
KOBA - Data terakhir yang telah dihimpun oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),