Menggila, Israel Siap Masukkan Tepi Barat Jadi Bagiannya


Menggila, Israel Siap Masukkan Tepi Barat Jadi Bagiannya

RADARBANGKA.CO.ID - Partai Likud di Pemerintah Israel menyetujui sebuah rancangan resolusi untuk secara formal memasukkan sebagian besar Tepi Barat yang diduduki menjadi bagian dari negara Israel. Ini merupakan sebuah langkah yang bisa membuat orang-orang Palestina sangat marah.

Anggota Komite Pusat Likud pada hari Minggu, (31/12) memilih untuk memberlakukan kedaulatan Israel di atas permukiman ilegal di Tepi Barat. Resolusi tersebut tidak mengikat bagi menteri kabinet namun membawa beberapa kekuatan politik di dalam partai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Anggota parlemen Arab mengatakan, jika resolusi tersebut diajukan ke Knesset (parlemen) Israel, itu akan menandai berakhirnya proses perdamaian. "Ini benar-benar berarti bahwa tidak ada upaya lagi untuk mencoba menemukan solusi dua negara untuk mengatasi krisis," kata Mohammed Jamjoom dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Yerusalem Barat.


Partai Likud Israel (Reuters)
 

Banyak analis mengatakan, tidak mungkin resolusi semacam itu benar-benar sampai ke Knesset. Banyak pertanyaan yang akan muncul ketimbang jawaban mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya.

Permukiman Israel dianggap ilegal menurut hukum internasional. Ini juga jadi hambatan utama bagi upaya perdamaian karena dibangun di atas tanah yang jadi bagian dari negara Palestina di masa depan.

Yerusalem Barat diambil oleh Israel selama perang Arab-Israel 1948, ketika lebih dari 750.000 orang Palestina diusir dari kota bersejarah Palestina. Peristiwa ini disebut oleh orang Palestina sebagai Nakba (malapetaka) ketika Israel didirikan secara resmi.

Israel kemudian menduduki bagian timur kota setelah kemenangan militernya dalam perang 1967. Namun penguasaannya atas Yerusalem Timur tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Para pemimpin Palestina ingin menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan. Sementara Israel mengatakan, kota tersebut tidak dapat dibagi.(iml/JPC)

 





Berikan Komentar

Internasional Lainnya
Indonesia Dukung Islam Wasathiyah Dunia
Indonesia Dukung Islam Wasathiyah Dunia
Rabu, 02/05/2018 14:34 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa, menegaskan bahwa Indonesia mendukung terbentuknya poros Islam wasathiyah dunia.
Lewat Selebaran, Israel Adu Domba Warga Gaza dengan Hamas
Lewat Selebaran, Israel Adu Domba Warga Gaza dengan Hamas
Senin, 23/04/2018 12:02 WIB
GAZA - Israel mengancam warga Palestina lewat selebaran yang disebar di wilayah Gaza, Jumat (20/4). Selebaran itu terkait demonstrasi Great
Rusia: Kelakuan AS dan Sekutu Sudah Menyimpang Hukum Internasional
Rusia: Kelakuan AS dan Sekutu Sudah Menyimpang Hukum Internasional
Selasa, 17/04/2018 23:18 WIB
Negara-negara yang menyerang Syria pada Rabu (13/4) malam dinilai telah melanggar hukum internasional. Pernyataan tersebut dikatakan utusan Rusia, Vassily Nebenzia
Kolumnis New Zealand Sudutkan Jokowi, Dubes Tantowi Bereaksi
Kolumnis New Zealand Sudutkan Jokowi, Dubes Tantowi Bereaksi
Selasa, 27/03/2018 04:30 WIB
WELLINGTON - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Selandia Baru Tantowi Yahya melayangkan protes ke kolumnis Audrey Young. Penyebabnya,