Cara ini Bisa Membuat Tidur Malam Anda Lebih Baik


Cara ini Bisa Membuat Tidur Malam Anda Lebih Baik

Seberapa baik Anda tertidur di malam hari? Hal ini banyak kaitannya dengan bagaimana Anda menghabiskan waktu seharian.

Selain itu kualitas tidur juga telah dikaitkan dengan segala hal mulai dari makanan dan olahraga hingga penggunaan gadget.

Kini, sebuah penelitian baru menunjukkan ada sesuatu yang kurang nyata yang mungkin berperan juga.

Orang yang memiliki tujuan hidup yang kuat cenderung tidur nyenyak sepanjang malam, dengan sedikit gejala sleep apnea dan kaki gelisah.

Diterbitkan di jurnal Sleep Science and Practice, penelitian ini menunjukkan menumbuhkan rasa tujuan hidup bisa menjadi strategi agar Anda mudah tertidur.

Sementara penelitian ini hanya mencakup orang dewasa 60 tahun ke atas, para peneliti mengatakan temuan mereka kemungkinan akan berlaku untuk kelompok usia yang lebih muda.

Para periset dari Universitas Northwestern dan Rush University Medical Center, tahu bahwa tujuan yang didefinisikan dalam penelitian ini sebagai memiliki aspirasi dan tujuan untuk masa depan telah dikaitkan dengan banyak hasil kesehatan, termasuk mengurangi risiko stroke dan kecacatan serta umur yang lebih panjang.

Hal ini juga telah ditunjukkan mampu memperbaiki tidur bila diukur pada satu titik waktu saja.

Untuk mempelajari hubungan dalam periode yang lebih lama, para periset merekrut 823 peserta, berusia rata-rata 79 tahun dan mengadakan survei untuk menilai kualitas tidur mereka secara keseluruhan dan kemungkinan mereka menderita kondisi seperti sleep apnea (yang memengaruhi tingkat pernapasan dan oksigen saat tidur ).

Kemudian sindrom kaki gelisah (sensasi tidak nyaman dan dorongan untuk bergerak membuat orang tetap terjaga di malam hari).

Para peserta juga menjawab pertanyaan untuk menentukan kesejahteraan psikologis mereka dan apakah mereka memiliki tujuan hidup.

Secara keseluruhan, mereka yang memiliki skor lebih tinggi pada kuesioner tujuan dalam hidup adalah 63 persen lebih kecil kemungkinannya mengalami sleep apnea dan 52 persen lebih kecil kemungkinannya memiliki sindrom kaki gelisah.

Mereka juga memiliki nilai kualitas tidur yang cukup baik pada awal penelitian dan menunjukkan peningkatan perbaikan selama periode satu tahun.

"Salah satu interpretasi temuan kami adalah bahwa individu dengan tujuan tinggi dalam hidup cenderung memiliki kesehatan mental dan fisik yang lebih baik secara keseluruhan," kata para peneliti, seperti dilansir laman Health, Selasa (5/9).

Dengan kata lain, mereka tidur lebih nyenyak karena memiliki lebih sedikit masalah kesehatan yang menghambat mereka di malam hari.

Kemungkinan lain adalah orang dengan tingkat tujuan yang lebih tinggi cenderung melakukan perilaku yang lebih sehat, seperti olahraga, kunjungan dokter reguler dan memiliki hobi sehat.

Temuan ini bisa sangat penting bagi orang dewasa yang lebih tua, karena insomnia dan masalah tidur lainnya cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.

Dokter lebih memilih untuk menangani masalah ini tanpa obat-obatan, dan penelitian ini menyarankan memiliki alasan bagus untuk bangun setiap pagi bisa membantu.

Studi ini juga signifikan karena lebih dari separuh partisipannya adalah orang Afrika-Amerika, kelompok yang sering tidak diikutsertakan dalam penelitian ilmiah dan cenderung memiliki tingkat gangguan tidur yang lebih tinggi daripada rekan kulit putih.(fny/jpnn)





Berikan Komentar

Lifestyle Lainnya
Nangka, Si Manis yang Kaya Manfaat
Nangka, Si Manis yang Kaya Manfaat
Rabu, 20/09/2017 15:08 WIB
SIAPA yang tidak mengenal buah nangka. Buah yang satu ini pantas untuk dinikmati karena rasa manisnya dan juga segar.
Hati-hati! Kesepian Bisa Jadi Ancaman Kesehatan
Hati-hati! Kesepian Bisa Jadi Ancaman Kesehatan
Kamis, 07/09/2017 14:29 WIB
Semua orang pasti pernah mengalami kesepian dari waktu ke waktu. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa kesepian bisa menjadi ancaman
Sering Duduk Seharian? Yuk Kurangi Risiko Sindrom Dengan Cara ini
Sering Duduk Seharian? Yuk Kurangi Risiko Sindrom Dengan Cara ini
Selasa, 29/08/2017 14:23 WIB
OLAHRAGA secara teratur ternyata bisa mengurangi risiko sindrom metabolik pada orang-orang yang pekerjaannya hanya duduk saja. Hal ini menurut studi
Jenis Kanker Ini Serang Pria Stres Kerja
Jenis Kanker Ini Serang Pria Stres Kerja
Jum'at, 25/08/2017 06:41 WIB
PERNAHKAH merasa bahwa pekerjaan akan membunuh Anda? Sayangnya, Anda mungkin benar. Ternyata, stres kerja konstan adalah salah satu musuh terburuk