Mampukah Medium MPV Wuling Gusur Toyota Innova?


Mampukah Medium MPV Wuling Gusur Toyota Innova?

SURABAYA - Koordinator Auto2000 Jawa Timur (Jatim) Hasan mengatakan, persaingan pasar otomotif pada 2018 bakal makin ramai.

Hal itu tidak lepas dari kehadiran pabrikan asal Tiongkok dpasar otomotif Indonesia.

Salah satunya adalah Wuling yang akan meluncurkan Wuling Cortez untuk bersaing di segmen medium multi purpose vehicle (MPV).

Namun, pihaknya tetap optimistis dapat mempertahankan pangsa pasar Toyota sebagai market leader di tanah air, termasuk di Jatim.

”Meskipun nantinya Innova memiliki kompetitor baru, Toyota tidak masalah. Justru akan membuat konsumen lebih banyak pilihan di segmen medium MPV dan semakin bergairah,” tutur Hasan, Selasa (2/1).

Sampai saat ini, Toyota Innova masih menguasai pasar sekitar 90 persen.

Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Innova per bulan rata-rata mencapai 4-5 ribu unit.

Pada periode Januari–November 2017, Innova sudah terjual 56.397 unit. (car/c17/sof)





Berikan Komentar

Probis Lainnya
BEI Awasi Saham Bank Harda dan Bank Ganesha
BEI Awasi Saham Bank Harda dan Bank Ganesha
Kamis, 15/02/2018 08:54 WIB
JAKARTA - Saham PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) dan PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) masuk daftar unusual market activity
Ini Daftar Perbandingan Laba BNI, BRI, BTN, dan Mandiri
Ini Daftar Perbandingan Laba BNI, BRI, BTN, dan Mandiri
Kamis, 15/02/2018 08:50 WIB
JAKARTA -Laba perbankan pelat merah makin besar. Misalnya, BNI yang membukukan Rp 13,62 triliun atau tumbuh 20,1 persen secara year-on-year
Manjakan Pelanggan, Novotel Bangka Hadirkan February Festive
Manjakan Pelanggan, Novotel Bangka Hadirkan February Festive
Jum'at, 02/02/2018 14:01 WIB
PANGKALPINANG - Jaringan Hotel Accor satu ini dengan design termewah di pulau Bangka yang memiliki pelayanan khas istimewanya kepada
BI Tahan Suku Bunga, Sentimen Positif IHSG
BI Tahan Suku Bunga, Sentimen Positif IHSG
Jum'at, 19/01/2018 11:06 WIB
JAKARTA - Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluar masih