Kenaikan Harga Beras Diprediksi Tidak Akan Berlangsung Lama


Kenaikan Harga Beras Diprediksi Tidak Akan Berlangsung Lama

BEKASI - Kepala Dinas Perdagangan Kota Bekasi, Makbullah memprediksi kondisi pasokan beras Bulog masih aman untuk didistribusikan ke masyarakat.

Makbullah mengatakan, naiknya harga beras untuk saat ini lantaran pasokan beras yang memang tengah menurun akibat terlambatnya jadwal panen yang disebabkan oleh faktor cuaca.

“Tapi naiknya harga beras tersebut tidak akan berlangsung lama di Kota Bekasi dan untuk pasokan beras untuk Kota Bekasi tidak akan mengalami penurunan lantaran stok di Bulog masih aman,” ujar Makbullah, Senin (15/1)

Terkait dengan harga beras yang harganya merangkak naik sekitar Rp2.000 – Rp3.000 per liternya, Makbullah mengatakan Dinas Perdagangan Kota Bekasi bersama Bulog telah melakukan operasi pasar untuk menstabilkan kembali harga jual beras.

“Stok beras Bulog di Kota Bekasi masih aman, bahkan Bulog selalu menyuplai beras sekitar 10-20 ton ke tiap-tiap pasar induk di Kota Bekasi setiap harinya,” tutur dia. (dyt/gob)





Berikan Komentar

Probis Lainnya
BEI Awasi Saham Bank Harda dan Bank Ganesha
BEI Awasi Saham Bank Harda dan Bank Ganesha
Kamis, 15/02/2018 08:54 WIB
JAKARTA - Saham PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) dan PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) masuk daftar unusual market activity
Ini Daftar Perbandingan Laba BNI, BRI, BTN, dan Mandiri
Ini Daftar Perbandingan Laba BNI, BRI, BTN, dan Mandiri
Kamis, 15/02/2018 08:50 WIB
JAKARTA -Laba perbankan pelat merah makin besar. Misalnya, BNI yang membukukan Rp 13,62 triliun atau tumbuh 20,1 persen secara year-on-year
Manjakan Pelanggan, Novotel Bangka Hadirkan February Festive
Manjakan Pelanggan, Novotel Bangka Hadirkan February Festive
Jum'at, 02/02/2018 14:01 WIB
PANGKALPINANG - Jaringan Hotel Accor satu ini dengan design termewah di pulau Bangka yang memiliki pelayanan khas istimewanya kepada
BI Tahan Suku Bunga, Sentimen Positif IHSG
BI Tahan Suku Bunga, Sentimen Positif IHSG
Jum'at, 19/01/2018 11:06 WIB
JAKARTA - Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluar masih